KOMPAS.TV - Dalam rangka mendukung implementasi Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya di bidang ketahanan energi nasional dan tata kelola sumber daya yang berkeadilan, Kepolisian Republik Indonesia menjalankan peran strategisnya dalam menjaga stabilitas distribusi energi.
Langkah ini mencakup pengamanan jalur distribusi BBM dan elpiji sebagai upaya preventif untuk mencegah gangguan yang berpotensi memicu krisis energi.
Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigjen Pol Irhamni, mengungkap selisih harga antara elpiji subsidi dan nonsubsidi menjadi pemicu utama para pelaku tergiur menyalahgunakan elpiji.