KOMPASTV - Pertemuan penting NATO kembali digelar dengan fokus utama pada penguatan pertahanan global, perang Ukraina, hingga meningkatnya tensi di Timur Tengah. Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte menegaskan bahwa belanja pertahanan negara-negara anggota kini meningkat drastis, mencapai ratusan miliar dolar.
NATO juga menyoroti pentingnya memperkuat industri pertahanan agar mampu memproduksi amunisi dan sistem militer lebih cepat demi menjaga stabilitas keamanan dunia.
Dalam pertemuan tersebut, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio menyinggung ketegangan terbaru terkait Iran dan Selat Hormuz.
Rubio menegaskan bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir dan mengecam upaya pengenaan “tol” di jalur perairan internasional yang dinilai mengancam kebebasan navigasi global.
Amerika Serikat juga mengungkap tengah mendorong resolusi di Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menekan Iran dan menjaga stabilitas jalur perdagangan dunia.
Selain isu Timur Tengah, NATO juga memastikan dukungan militer untuk Ukraina tetap berjalan, termasuk pengiriman sistem pertahanan Patriot yang didanai sekutu Eropa dan Kanada.
Pertemuan ini disebut menjadi fondasi menuju salah satu KTT NATO paling penting dalam sejarah, di tengah meningkatnya ancaman geopolitik global dan persaingan kekuatan dunia.
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/video/670508/ultimatum-menlu-as-marco-rubio-kecam-iran-soal-kepemilikan-nuklir-dan-tarif-tol-di-hormuz