MEKKAH, KOMPAS.TV - Persiapan menyambut fase puncak ibadah haji terus dikebut oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Komponen krusial di Padang Arafah, yakni tenda-tenda yang akan menampung ratusan ribu jemaah haji asal Indonesia, kini dilaporkan telah memasuki tahap akhir persiapan dan siap digunakan.
Sesuai dengan kalender rukun Islam, seluruh jemaah haji dari berbagai belahan dunia akan bergerak dan berkumpul di Padang Arafah untuk melaksanakan inti dari ibadah haji, yaitu wukuf, yang jatuh pada tanggal 9 Zulhijjah mendatang.
Jurnalis Kompas TV, Jihan Novita, melaporkan langsung dari maktab-maktab di Arafah bahwa transformasi infrastruktur tenda tahun ini mengalami peningkatan signifikan. Tenda-tenda yang disiapkan kini menggunakan material yang lebih kokoh serta dilengkapi dengan lapisan isolasi sirkulasi udara yang lebih baik guna menghalau cuaca panas ekstrem yang saat ini membayangi wilayah Arab Saudi.
Selain struktur bangunan tenda, pembenahan fasilitas penunjang di dalam tenda seperti hamparan karpet baru, kasur busa untuk peristirahatan jemaah, hingga instalasi pendingin ruangan (AC/Air Conditioner) kini tengah diuji coba secara berkala agar berfungsi optimal saat hari H kedatangan jemaah.
Pihak otoritas juga memperluas kapasitas toilet serta fasilitas air bersih di sekitar maktab untuk meminimalisir antrean panjang yang kerap menjadi kendala klasik pada tahun-tahun sebelumnya.
Sistem pengamanan dan penempatan jemaah di dalam tenda-tenda tersebut akan dikawal ketat oleh tim khusus. Koordinator Bidang Satuan Operasional (Satops) Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina) sekaligus Perlindungan Jemaah PPIH Arab Saudi, Harun Arrasyid, menegaskan bahwa penataan zonasi maktab dilakukan secara presisi berbasis kloter.
Langkah pengawasan ketat ini diambil guna mencegah terjadinya penumpukan jemaah di satu titik serta mengantisipasi adanya penyusup atau jemaah non-kuota yang mencoba memasuki area tenda resmi jemaah Indonesia.
"Seluruh kesiapan struktur tenda dan fasilitas di Arafah terus kami monitor. Fokus kami di Satops Armuzna bukan hanya memastikan tenda ini tegak berdiri, melainkan memastikan semua aspek perlindungan, keamanan, dan kenyamanan jemaah selama fase krusial wukuf 9 Zulhijjah dapat terjamin dengan baik," jelas Harun Arrasyid saat meninjau lokasi.
Seiring dengan rampungnya fasilitas fisik di Arafah, PPIH Arab Saudi bersama pihak Maktab (Masyariq) kini mulai mematangkan skema sirkulasi transportasi bus shalawat yang akan mengangkut jemaah secara bergelombang dari hotel di Mekkah menuju Arafah mulai tanggal 8 Zulhijjah.
Jemaah haji Indonesia diimbau untuk mematuhi jadwal keberangkatan yang telah ditentukan oleh ketua kloter masing-masing demi kelancaran arus lalu lintas dan menghindari penumpukan massal di pintu-pintu masuk maktab Arafah.
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/670490/persiapan-tenda-di-arafah-jelang-puncak-haji