Nilai tukar rupiah kembali melemah hingga menyentuh level Rp 17.667 per dolar AS dan memicu kekhawatiran terhadap dampaknya bagi masyarakat.
Sejumlah ekonom menilai tekanan terhadap rupiah dipengaruhi kombinasi faktor global dan domestik, mulai dari penguatan dolar AS, peningkatan harga minyak dunia, hingga pembatasan geopolitik.
Pelemahan rupiah disebut dapat memicu kenaikan harga pangan, biaya energi, transportasi, hingga peningkatan tekanan terhadap dunia usaha dan lapangan kerja.
Sektor industri yang masih bergantung pada bahan baku impor juga dinilai semakin rentan menghadapi kenaikan biaya produksi dan risiko PHK.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Sakinah Rakhma Diah Setiawan Penulis Naskah: Novyana Nurmita Dewi Narator: Novyana Nurmita Dewi Video Editor: Novyana Nurmita Dewi Produser: Novyana Nurmita Dewi