KOMPAS.TV - Suasana tegang terjadi saat pasukan keamanan Israel mencegat armada Global Sumud Flotilla yang berlayar menuju Gaza di perairan internasional.
Dalam rekaman video yang beredar, para aktivis terlihat dipaksa berlutut dengan tangan terikat.
Global Sumud Flotilla menyebut lebih dari 420 peserta dari 40 negara ditahan dan mengalami kekerasan setelah pencegatan di laut. Israel menuduh armada tersebut membawa misi provokatif dan menyebarkan teror. Salah satu pernyataan disampaikan oleh Miri Regev.
Di antara aktivis yang ditangkap terdapat sembilan warga negara Indonesia yang ikut dalam misi kemanusiaan tersebut.
Menteri Luar Negeri, Sugiono, memastikan kesembilan WNI kini telah dibebaskan dan sedang dalam proses kepulangan ke Tanah Air.
Pemerintah Indonesia juga mengapresiasi peran Turki yang membantu memfasilitasi proses pemulangan WNI.