JAKARTA, KOMPAS.TV - Franka Franklin Makarim menyebut satu tahun terakhir menjadi masa yang berat bagi keluarga sekaligus momen refleksi besar bagi suaminya, Nadiem Makarim.
Menurut Franka, mengelola institusi besar membutuhkan kolaborasi dengan banyak pihak, termasuk birokrasi dan tokoh-tokoh di pemerintahan.
Saat ditanya apakah permintaan maaf Nadiem berkaitan dengan anggapan dirinya sulit bekerja sama dengan birokrat, Franka menyebut ada kemungkinan beberapa pihak merasa tersingkir atau sakit hati.
Namun Franka menegaskan permintaan maaf itu tidak boleh disamakan dengan pengakuan bersalah.
Sebelumnya Nadiem Makarim mengungkapkan refleksi mendalam terkait gaya kepemimpinannya selama menjabat menteri.
Nadiem menyebut pendekatannya di lingkungan birokrasi yang dinilai mungkin menimbulkan gesekan.
Nadiem kini menyadari bahwa peran menteri tidak hanya soal bekerja secara profesional, tetapi juga memahami fungsi politik dalam pemerintahan.
Dalam refleksinya, Nadiem pun menyampaikan permintaan maaf kepada pihak-pihak yang mungkin merasa tidak nyaman dengan sikap maupun ucapannya selama menjabat.
Bagaimana menurut Anda?
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/rsUqbkMCeog
#nadiemmakarim #mendikbudristek #chromebook
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/talkshow/670350/nadiem-makarim-minta-maaf-franka-kerja-saja-tidak-cukup-rosi