Rumah seabad di jantung Kota Solo ini menyimpan jejak sejarah dari tiga zaman.
Ndalem Doyoatmojo di Jalan Slamet Riyadi dibangun pada 1924, dan menjadi saksi masa kolonial Belanda, pendudukan Jepang, hingga Indonesia merdeka.
Bangunan ini juga pernah ditempati penguasa Jepang Funabiki, dimiliki Kapiten Tionghoa Kwee Tjien Gwan, hingga digunakan sebagai kantor militer saat Agresi Militer Belanda II.
Menariknya, banyak bagian rumah masih dipertahankan dalam kondisi asli, mulai dari panel kayu, lantai, hingga fresko di sejumlah ruangan. Kini, Ndalem Doyoatmojo telah berstatus cagar budaya sejak 2013.
Kalau di Solo ada Ndalem Doyoatmojo yang usianya lebih dari 100 tahun, bangunan bersejarah apa yang paling ikonik di kotamu?
Kreatif: Nabilla Mutiara
Produser: Elizabeth Ayudya Ratna Rininta
+ #NdalemDoyoatmodjo #Solo #Voice