KOMPAS.TV - Aktivis Global Sumud Flotilla dipaksa berlutut dengan tangan terikat oleh pasukan keamanan Israel.
Rekaman video memperlihatkan para aktivis dipaksa berlutut setelah Israel mencegat hampir 50 kapal flotilla yang berlayar menuju Gaza di perairan internasional.
Pihak Israel menuduh para aktivis menyebarkan teror. Bahkan, Menteri Transportasi Israel menyebut seharusnya para aktivis mendapat hukuman penjara.
Global Sumud Flotilla mendata bahwa lebih dari 420 peserta dari 40 negara telah ditahan dan menjadi sasaran kekerasan setelah diculik secara ilegal di laut. Video para aktivis yang ditahan telah menuai kecaman dunia, termasuk dari Indonesia.