MALANG, KOMPAS.TV - Di Pasar Tradisional Bunulrejo Kota Malang, kenaikan harga kebutuhan pokok khususnya beras dan minyak goreng terjadi sejak dua pekan terakhir. Di salah satu lapak pedagang yang menjual kebutuhan pokok, kenaikan harga terjadi pada hampir semua jenis beras premium berbagai merek.
Supriono, salah satu pedagang menyebut, beras kemasan lima kilogram terjadi kenaikan sebesar Rp 500. Kenaikan ini menurut Supriono terjadi sejak dari distributor. Meski tidak terlalu besar namun kenaikan ini cukup berimbas pada daya beli masyarakat. Selain beras, kenaikan harga juga terjadi pada minyak goreng kemasan dua liter, dari harga Rp 40.000 naik menjadi Rp 42.600.
Akibat kenaikan harga ini, menurut pedagang daya beli masyarakat juga turun. Di lapak Supriono jika sebelumnya dirinya bisa menjual 50 sak beras kini hanya 20 sak beras per hari.
“Semua merek naik, seperti Mentari, Lahap, Lombok, semuanya naik. Sudah sekitar dua mingguan ini naiknya,” Kata Supriono.
Sementara itu menurut pembeli, kenaikan harga kebutuhan pokok ini cukup memberatkan namun mereka mengaku pasrah dan tetap membeli karena kebutuhan pokok. Berbagai upaya dilakukan seperti mengurangi jumlah pembelian beberapa kebutuhan dapur.
"Kalo saya masih beli ya Alhamdulillah cukup. Bumbunya yang dikurangi, kalo biasanya beli seperempat sekarang beli Rp 2000." Terang Luluk.
Baik pedagang maupun pembeli berharap harga kebutuhan pokok bisa kembali turun. Karena meski kenaikan yang tidak terlalu tinggi namun barang barang tersebut dibutuhkan setiap hari.
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/670219/harga-kebutuhan-pokok-naik-daya-beli-masyarakat-lesu