:

Kritik Pemerintah, Anies: Situasi Serius Terdengar Bercanda, Sampaikan Masalah dengan Jujur

2 minggu lalu

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan pernyataan terkait kondisi ekonomi dan politik Indonesia saat ini.

Dalam pesan video terbarunya, Anies menilai Indonesia sedang menghadapi situasi yang tidak baik-baik saja dan mendesak pemerintah untuk berhenti memberikan "obat penenang" kepada masyarakat.

Dia menyoroti sejumlah indikator ekonomi yang memprihatinkan, mulai dari melemahnya nilai tukar rupiah ke titik terendah, melonjaknya harga kebutuhan pokok, hingga menyempitnya lapangan kerja yang menggerus tabungan masyarakat.

"Saya mengikuti dengan seksama apa yang sedang terjadi di negeri ini, dan terus terang kondisinya tidak baik-baik saja," ujar Anies dalam pernyataannya, dikutip Kamis (21/5/2026).

Salah satu poin krusial yang ditekankan Anies adalah gaya komunikasi pemerintah dalam menghadapi krisis. Ia menilai pemerintah cenderung memilah data untuk menutupi kenyataan yang sebenarnya di lapangan.

"Sayangnya itu (kepastian) yang justru tidak kita dapatkan. Data dipilih-pilih. Hanya yang baik yang ditampilkan, yang buruk disembunyikan. Komentar pejabat soal situasi serius sering terdengar enteng, bahkan bercanda," kritiknya. 

Anies meminta pemerintah mengubah pendekatan dalam mengelola kepercayaan publik. 

"Oleh karena itu, saya mengajak kepada pemerintah: berhentilah memberi obat tidur kepada publik. Buka data apa adanya, sampaikan masalah dengan jujur, berikan arah kebijakan yang jelas dan konsisten," tegas Anies.

Simak selengkapnya dalam video berikut ini.


Penulis: Siti Laela Malhikmah

Video Jurnalis: Siti Laela Malhikmah

Video Editor: Siti Laela Malhikmah

Produser: Nursita Sari 


#AniesBaswedan #Politik #Anies #Dollar #Indonesia #Rupiah #vjlab

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke