Iran disebut memiliki senjata baru di Selat Hormuz untuk mencekik Amerika Serikta. Penelusuran CNN mengungkap, Iran kini mulai menggali dasar Selat Hormuz dan mengincar kabel optik internet untuk dikenakan tarif retribusi. Tak main-main, Teheran bahkan mengancam akan mengganggu lalu lintas data milik perusahaan teknologi raksasa dunia seperti Google hingga Meta yang melewati kawasan tersebut.
Jika Iran benar-benar berani memainkan situasi ini, hal tersebut akan mengulangi sejarah kelam perang kabel komunikasi pada tahun 1858.
Lantas, bagaimana Teheran akan mengeksploitasi jalur internet bawah laut ini sebagai senjata baru perang asimetris?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Daniel Kalis Jati Mukti Narator: Daniel Kalis Jati Mukti Video Editor: Daniel Kalis Jati Mukti Produser: Marvel Dalty