JAKARTA, KOMPAS.TV - Dokter spesialis mata, Faraby Martha, menjelaskan kerusakan fungsi penglihatan mata aktivis KontraS Andrie Yunus yang menjadi korban penyiraman air keras.
Faraby menyebut bahwa mata Andrie masih memiliki fungsi untuk membedakan cahaya, tetapi tidak dapat membaca huruf berukuran besar.
"Pak Andrie Yunus ini dia tidak bisa membaca huruf terbesar pun karena memang penglihatannya sangat buruk ya. Jadi dia hanya bisa membedakan cahaya, ada atau tidaknya cahaya," kata Faraby sebagai saksi dalam sidang di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Rabu (20/5/2026).