Pemimpin Redaksi Republika, Andi Muhyiddin menyebut sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang ditangkap Israel dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla sehat dan baik-baik saja.
Andi menjelaskan informasi tersebut didapat dari seseorang yang memiliki akses langsung komunikasi dengan orang di Israel.
Andi menyebut para WNI yang ditangkap sudah melewati tahap pertama, yakni pengecekan.
Di tahap pertama para WNI yang ditangkap akan dipastikan tidak ada hubungan dengan organisasi teroris, kriminal atau membawa senjata.
WNI yang ditangkap berada di Kota Ashdod, salah satu kota pelabuhan di Israel. Kota itu berada sekitar 40 km dari Gaza, Palestina.
Andi menambahkan biasanya orang-orang yang ditangkap di perairan internasional oleh Israel akan dibawa ke Kota Ashdod, kemudian mereka akan diperiksa, diinterogasi, dan dicek dokumennya di sana.