Aktivis KontraS, Andrie Yunus, direncanakan menjalani perawatan lanjutan di India setelah mengalami kerusakan serius pada mata akibat penyiraman air keras.
Rencana tersebut diungkap oleh dokter spesialis mata RSCM, Faraby Martha saat sidang kasus penyiraman air keras terhadap Andrie yang digelar pada Rabu (20/5/2026).
Faraby Martha, yang juga menangani Andrie Yunus ini mengatakan, tim dokter RSCM telah berkonsultasi dengan profesor mata dari India terkait penanganan kondisi Andrie.
Menurut Faraby, ada rencana Andrie akan dikirim ke India setelah masa penanganan awal selama enam bulan selesai dijalani di Indonesia.
Faraby mengatakan, tindakan lanjutan di India nantinya akan fokus membuka lapisan mata yang sebelumnya telah ditambal saat penanganan awal pasca penyiraman air keras. Dari pemeriksaan lanjutan itu, dokter akan menentukan apakah masih ada kemungkinan tindakan medis lain seperti cangkok kornea untuk memulihkan fungsi penglihatan Andrie.