Perbedaan penyambutan antara Donald Trump yang disambut Wakil Presiden Han Zheng dan Vladimir Putin yang disambut Menteri Luar Negeri Wang Yi bukanlah cerminan hierarki formal, melainkan bahasa diplomasi China yang sangat terhitung.
Dalam sistem politik China, jabatan Wang Yi sebagai anggota Komite Politbiro memberikannya pengaruh kebijakan yang jauh lebih signifikan dibandingkan Han Zheng yang perannya lebih seremonial. Penyambutan oleh Wang Yi menegaskan bahwa Beijing menempatkan seseorang dengan "bobot" strategis untuk berhadapan dengan Putin, sekaligus menunjukkan bahwa China mampu menyesuaikan pendekatan protokolnya sesuai dengan kepentingan dan tingkat keakraban masing-masing pemimpin.
Kunjungan Putin ke Beijing lebih banyak didorong oleh kebutuhan mendesak Rusia akan dukungan militer dan teknologi pasca-sanksi Barat, yang secara objektif menempatkan Rusia sebagai mitra junior yang bergantung pada China. Meski demikian, Beijing tetap memilih kebijakan menahan diri dengan tidak mendikte Moskwa, menyadari bahwa Rusia adalah mitra strategis dengan harga diri tinggi yang tidak bisa ditekan secara semena-mena.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty
Music: Eyes of Glory - Aakash Gandhi
#global #konflik ##kompascomlab #xijinping #donaldtrump #vladimirputin #xiputin #xitrump