Menhan Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan, anggaran batalyon di kabupaten akan berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar.
Menurut dia, anggaran yang dialokasikan untuk kehidupan prajurit tidak hanya dirasakan oleh internal TNI, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi bagi rakyat di tingkat desa dan kecamatan.
Sjafrie mencontohkan, dengan gaji paling kecil seorang prajurit sebesar Rp 6 juta, perputaran uang di daerah tempatnya bertugas sangat signifikan.
Jika satu batalyon terdiri dari 1.000 prajurit dan masing-masing membelanjakan Rp 1 juta hingga Rp 2 juta setiap bulannya, maka terdapat aliran dana sebesar Rp 1 miliar hingga Rp 2 miliar yang masuk ke pasar lokal.
"Itu menimbulkan UKM (usaha kecil dan menengah). Saya lihat setiap saya datang ke batalyon-batalyon, banyak sekali kafe-kafe, warung-warung yang muncul. Berarti UKM ini meningkat," ujar Menhan di Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2026).
Simak selengkapnya dalam video berikut ini.
Penulis: Siti Laela Malhikmah
Video Jurnalis: Siti Laela Malhikmah
Video Editor: Siti Laela Malhikmah
Produser: Nursita Sari
#Batalyon #TNIAD #TNI #Militer #Pertahanan #MiliterIndonesia #vjlab