Militer Iran memperingatkan akan membuka front baru melawan Amerika Serikat (AS) jika serangan berlanjut, menurut laporan AFP pada Selasa (19/5/2026).
Pernyataan itu muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan dia telah menunda peluncuran serangan baru dengan harapan mencapai kesepakatan.
"Jika musuh cukup bodoh untuk terjebak dalam perangkap Israel lagi dan melancarkan agresi baru terhadap Iran tercinta kami, kami akan membuka front-front baru melawan mereka, dengan peralatan dan metode baru," kata Juru Bicara Militer Iran, Mohammad Akraminia.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Muhammad Zaenuddin Penulis Naskah: Meiva Jufarani Narator: Meiva Jufarani Video Editor: Agung Setiawan Produser: Ervan Yudhi Tri Atmoko