KOMPAS.TV - Langkah mundur yang dramatis. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump resmi membatalkan serangan militer terhadap Iran yang seharusnya mengeksploitasi langit Teheran pada Selasa (19/5/2026) ini.
Trump mengklaim, pembatalan sepihak ini terjadi setelah adanya desakan kuat dari para pemimpin Arab Saudi, Qatar dan Uni Emirat Arab.
Padahal, hanya berselang dua hari sebelumnya, Trump dengan agresif mengumbar ancaman kehancuran total melalui akun Truth Social miliknya.
Jika Trump beralasan menunda serangan ke Teheran karena permintaan sekutunya di Timur Tengah, lain halnya dengan Iran.
Militer Iran tak percaya ucapan Trump dan mereka mengaku siap hadapi ancaman AS.
Lalu siapakah yang akan memulai serangan? Kita bahas bersama Peneliti Senior Indo-Pacific Strategic Intelligence, Aisha Kusumasomantri dan Pakar PPAU alumni US Air War College, Marsma Purnawirawan Agung Sasongkojati.
Baca Juga Trump Sebut AS Batal Serang Iran atas Permintaan 3 Negara Arab | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/internasional/669816/trump-sebut-as-batal-serang-iran-atas-permintaan-3-negara-arab-kompas-petang
#trump #iran #amerika
_
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/669853/full-analisis-peneliti-dan-pakar-soal-strategi-trump-usai-batalkan-serangan-ke-iran