:

[FULL] Guru Besar UGM soal Upaya Pembebasan 5 WNI Aktivis Gaza yang Ditangkap Israel

15 jam lalu

KOMPAS.TV - 5 warga Indonesia yang tergabung dalam misi kemanusiaan ke Gaza ditangkap Israel, saat berupaya menembus blokade Gaza melalui misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF).

Dari lima WNI, empat di antaranya merupakan jurnalis dari media nasional.

Kementerian Luar Negeri mengecam tindakan Israel yang menculik relawan Indonesia peserta misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla.

Juru Bicara Kemlu, Yvonne Mewengkang mengatakan saat ini tercatat ada lima warga negara Indonesia yang ditangkap militer Israel di wilayah perairan Siprus.

Dari 9 WNI yang ikut dalam misi kemanusiaan ini, 4 masih berlayar dan rentan ditangkap.

Salah satu dari 4 WNI yang menjadi relawan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla, menceritakan situasi mencekam saat berupaya lolos dari intersepsi tentara angkatan laut Israel, IOF.

Ia bercerita melalui sambungan telepon video yang ditayangkan di konferensi pers Global Peace Convoy Indonesia, GPCI.

5 WNI yang ditangkap di perairan internasional yakni satu relawan Rumah Zakat, Andi Angga Prasadewa dan empat jurnalis, yakni Bambang Noroyono, Thoudy Badai Rifan Billah, Andre Prasetyo Nugroho dan Rahendro Herubowo.

Lalu bagaimana pakar menilai tindakan tentara Israel di perairan internasional, yang menangkap 5 warga Indonesia yang tergabung dalam misi kemanusiaan ke Gaza melalui misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla?

Kita bahas bersama Guru Besar Hukum Internasional Fakultas Hukum UGM, Heribertus Jaka Triyana.

Baca Juga Cerita Ronggo WNI di Kapal Zefiro Sebelum Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan ke Gaza di https://www.kompas.tv/nasional/669829/cerita-ronggo-wni-di-kapal-zefiro-sebelum-ditangkap-israel-dalam-misi-kemanusiaan-ke-gaza

#wni #gaza #flotilla

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/669840/full-guru-besar-ugm-soal-upaya-pembebasan-5-wni-aktivis-gaza-yang-ditangkap-israel

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke