:

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik meski Rupiah Melemah

3 minggu lalu

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah belum berencana menaikkan harga BBM bersubsidi meski nilai tukar rupiah terus melemah dan harga minyak dunia mengalami fluktuasi. 

Berdasarkan data Bloomberg pada Senin (18/5/2026), rupiah ditutup di posisi Rp 17.668 per dollar Amerika Serikat (AS), melemah 71 poin atau 0,40 persen dibanding perdagangan sebelumnya.

Bahlil menegaskan subsidi BBM tetap dipertahankan hingga akhir tahun.

"Belum ada kenaikan... tidak akan naik, insya Allah ya, doanya ya. Tidak akan kita naikkan subsidi BBM," ujar Bahlil di Kantor ESDM, MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (19/5/2026).

Bahlil mengatakan, pemerintah masih mengacu pada asumsi Indonesian Crude Price (ICP) rata-rata hingga 100 dollar AS per barel sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. 

Menurutnya, rata-rata ICP Indonesia sejak Januari hingga sekarang masih berada di kisaran 80 sampai 81 dollar AS per barel sehingga kondisi tersebut masih aman.


Simak selengkapnya dalam video ini


Penulis: Cynthia Lova

Video Jurnalis: Cynthia Lova

Video Editor: Cynthia Lova

Produser: Abba Gabrillin


#BahlilLahadalia #BBMSubsidi #HargaBBM #Pertalite #Rupiah #ICP #PrabowoSubianto #SubsidiBBM #ESDM #Hilirisasi #vjlab

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke