Sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) dicegat tentara Israel.
Insiden tersebut terjadi saat kapal yang ditumpangi sembilan WNI berlayar menuju Gaza, Palestina, dalam upaya menyalurkan bantuan kemanusiaan.
Mengutip informasi resmi Global Sumud Flotilla pada Selasa (19/05/2026), sembilan WNI berada di kapal yang telah diintersepsi.
Mereka terdiri atas jurnalis dari berbagai media nasional, serta aktivis kemanusiaan yang ikut dalam misi solidaritas internasional tersebut.
Global Sumud Flotilla adalah armada kemanusiaan internasional yang bersifat terkoordinasi dan non-kekerasan.