MALANG, KOMPAS.TV - Kenaikan nilai tukar dolar terhadap rupiah berimbas pada harga bahan baku impor termasuk di Kota Malang. Hingga saat ini melemahnya rupiah terhadap dolar masih belum berpengaruh terhadap kebutuhan pokok masyarakat yang tidak berkaitan dengan ekspor impor.
Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Diskopindag Kota Malang menyebut bahwa bahan baku impor seperti kedelai akan berpengaruh terhadap nilai tukar rupiah. Seperti di sentra industri tempe Sanan, yang tergantung pada kedelai impor akan merasakan langsung dampak kenaikan dolar.
Menurut Kadiskopindag Kota Malang Eko Sri Yuliadi mengakui bahwa kenaikan harga kedelai impor yang menjadi bahan baku di sentra industri tempe Sanan merupakan kewenangan pusat. Pemerintah daerah seperti Kota Malang tidak memiliki kewenangan untuk melakukan intervensi harga kedelai impor.
"Salah satu harga kedelai ini kan kita tidak bisa intervensi tapi kita bisa mengambil langkah bijak dalam menggunakan barang barang produk impor." Kata Eko.
Kadiskopindag juga memastikan hingga saat ini kebutuhan tempe di Kota Malang masih bagus meski ada potensi kenaikan harga bahan baku yakni kedelai impor.
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/669810/harga-kedelai-naik-pemerintah-daerah-sebut-tak-bisa-intervensi