Lima dari sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi kemanusiaan internasional bersama Global Sumud Flotilla menuju Gaza, Palestina, dilaporkan ditangkap dan ditahan oleh pasukan militer Israel pada Senin (18/5/2026).
Pengarah Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) Ahmad Juwaini menyampaikan kronologi intersep tentara Israel ke Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, Selasa (19/5/2026).
Kami mulai start sebenarnya dari tanggal 12 April waktu dimulai pemberangkatan dari Barcelona, Spanyol. Kemarin siang, kalau dalam catatan kami sekitar jam 3 atau 15.00 Waktu Indonesia Barat, telah diintersep oleh pasukan Israel. 332 aktivis kemanusiaan dan jurnalis dari berbagai negara itu diculik saat ini statusnya. 332 itu sampai tadi pagi, kata Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat.
Ahmad menambahkan, berdasarkan estimasi dari pihak Gaza Freedom Flotilla (GSF), jika kapal bergerak dengan kecepatan normal 8 km/jam tanpa gangguan, mereka seharusnya dijadwalkan tiba di Gaza pada esok hari.
GPCI masih menaruh harapan agar sisa delegasi yang belum ditangkap bisa lolos dan berhasil menyalurkan bantuan kemanusiaan tersebut.
Simak selengkapnya dalam video berikut ini!
Video Jurnalis: Dimas Nanda Krisna
Penulis Naskah: Dimas Nanda Krisna
Video Editor: Dimas Nanda Krisna
Produser: Diamanty Meiliana
#news #wartawandiculikisrael #globalsumudflotilla #gaza #vjlab
PIN COMMENT
Media Sosial Kompas.com:
Facebook: //www.instagram.com/kompascom/