Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa membela pernyataan Prabowo Subianto soal warga desa yang disebut tidak memakai dollar AS di tengah pelemahan rupiah.
Purbaya menegaskan ucapan Presiden hanya bertujuan menghibur masyarakat saat kunjungan kerja di Jawa Timur dan bukan berarti Prabowo tidak memahami kondisi ekonomi nasional.
Menurut Purbaya, Prabowo sangat memahami situasi nilai tukar rupiah dan kondisi global saat ini. Ia meminta publik melihat konteks pidato tersebut yang disampaikan kepada masyarakat desa.
Purbaya juga menilai istilah teknis ekonomi seperti imported inflation belum tentu dipahami seluruh masyarakat pedesaan.
Di sisi lain, Purbaya meminta masyarakat tidak takut meski kurs rupiah terhadap dollar AS melemah hingga menyentuh Rp17.645. Ia mengeklaim fundamental ekonomi Indonesia masih kuat, mulai dari fiskal, daya beli masyarakat, hingga pertumbuhan ekonomi yang disebut mencapai 5,6 persen pada triwulan pertama 2026.
Sebelumnya, dalam pidato di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Prabowo Subianto mengatakan masyarakat desa tidak terlalu terdampak gejolak dollar AS karena tidak menggunakan mata uang tersebut dalam aktivitas sehari-hari.
Prabowo juga menilai kondisi Indonesia masih stabil di tengah situasi global yang disebut sedang penuh ketidakpastian.
Simak selengkapnya di video ini
Video Jurnalis: Cynthia Lova
Penulis Naskah: Cynthia Lova
Video Editor: Cynthia Lova
Produser: Abba Gabrillin
#PrabowoSubianto #PurbayaYudhiSadewa #Rupiah #DollarAS #KursDollar #EkonomiIndonesia #RupiahMelemah #NilaiTukar #vjlab