Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran memasuki babak baru setelah Presiden Donald Trump memberikan ultimatum keras kepada Teheran dan memerintahkan Pentagon menyiapkan target serangan militer.
Menghadapi ancaman AS, Iran meluncurkan strategi baru dengan mengincar kabel internet bawah laut di Selat Hormuz dan mengancam akan mengganggu lalu lintas data global jika perusahaan teknologi dunia menolak membayar biaya lisensi.
Langkah nekat Teheran ini memicu kekhawatiran global karena potensi kerusakan pada kabel tersebut dapat memicu "bencana digital beruntun" yang melumpuhkan sistem perbankan, komunikasi militer, dan konektivitas internet lintas benua.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis naskah: Katarina Astriyani Setyaningsih Narator: Katarina Astriyani Setyaningsih1 Video editor: Katarina Astriyani Setyaningsih Produser: Dandy Bayu Bramasta