Uni Emirat Arab dilaporkan sempat mengupayakan pembentukan serangan militer bersama negara-negara Teluk terhadap Iran di tengah memanasnya konflik kawasan Timur Tengah. Namun, langkah tersebut tidak mendapat dukungan dari Arab Saudi dan Qatar.
Laporan Bloomberg menyebut Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan melakukan komunikasi intensif dengan sejumlah pemimpin negara Teluk setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara ke Iran pada 28 Februari 2026.
Situasi kawasan memanas setelah Teheran merespons serangan tersebut dengan meluncurkan ribuan rudal dan drone ke wilayah Teluk. Dalam kondisi itu, UEA disebut mencoba mendorong koordinasi militer bersama untuk menghadapi Iran.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Ahmad Naufal Dzulfaroh Narator: Wiyudha Betha Dinaragis Penulis Naskah: Wiyudha Betha Dinaragis Video Editor: Wiyudha Betha Dinaragis Produser: Wiyudha Betha Dinaragis