Saat masih berusia 8 tahun, Febby pertama kali didaftarkan haji oleh kedua orang tuanya. Awalnya orang tuanya hanya berencana mendaftar berdua, namun kemudian memutuskan untuk juga mendaftarkan Febby agar bisa berangkat haji.
Febby sejak kecil juga mulai menabung dari uang jajannya, dengan membaginya menjadi dua bagian untuk kebutuhan sehari-hari dan tabungan khusus haji. Selama proses perkuliahan, ia tetap mendapat dukungan dari kampus untuk menjalani studi, termasuk kebijakan perkuliahan yang bisa dilakukan dari Tanah Suci.
Bagi Febby, anak muda juga punya kesempatan yang sama untuk mempersiapkan diri berangkat haji sejak dini. Ia berpesan agar tidak ragu mulai menabung dari sekarang, karena kesempatan bisa datang kapan saja.
#SalamAsramaHaji