Tepat di hadapan Presiden China Xi Jinping, Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menunjukkan niatnya untuk membuka Selat Hormuz, Jumat (15/5/2026).
Trump menegaskan bahwa konflik bersenjata di Iran saat ini sudah berada pada titik yang mengkhawatirkan dan harus segera dihentikan demi menjaga stabilitas ekonomi dunia. Akibat perang yang melibatkan AS dan Israel ini, Selat Hormuz praktis tertutup bagi lalu lintas tanker minyak dan gas, yang memicu lonjakan harga energi hingga mengancam pertumbuhan ekonomi global.
Namun, upaya diplomatik Trump tersebut langsung mendapat balasan tajam dari Teheran. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyindir Amerika Serikat sebagai biang kerok utama atas ketegangan di Teluk Persia.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Daniel Kalis Jati Mukti
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty
#global #perang ##kompascomlab #DonaldTrump #SelatHormuz #AbbasAraghchi #PerangIranAS
Music: Chariots of War - Aakash Gandhi