Amerika Serikat ingin China lebih aktif menekan Iran terkait tindakan Teheran di kawasan Teluk Persia dan mendorong agar Selat Hormuz dibuka. Pernyataan itu disampaikan Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, dalam wawancara di acara Hannity Fox News pada Selasa (12/5/2026).
Menurut Rubio, China memiliki kepentingan besar karena ekonomi ekspor China bisa terganggu jika konflik di Teluk Persia terus berlanjut.
"Kami (Amerika Serikat) telah menyampaikan pendapat kami kepada pihak China, dan saya harap hal ini cukup meyakinkan, sehingga mereka memiliki kesempatan untuk mengambil tindakan terkait hal ini di PBB akhir pekan ini ketika ada resolusi yang mengecam tindakan Iran terkait selat (Hormuz) tersebut," kata Rubio saat tampil di acara Hannity di Fox News yang akan ditayangkan Rabu (13/5/2026) malam.
Rubio menilai, akibat krisis di Selat Hormuz, perekonomian dunia sedang runtuh. Banyak negara yang mulai membeli sedikit produk China. Ia juga memperingatkan, ekspor China akan anjlok drastis.
"Kami berharap dapat meyakinkan mereka (China) untuk berperan lebih aktif untuk membuat Iran menghentikan apa yang mereka lakukan saat ini dan apa yang mereka coba lakukan di Teluk Persia," ujar Rubio.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis naskah: Salsabila Suseno
Narator: Salsabila Suseno
Video editor: Destri Abdi Saputro
Produser: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas
#Global #Konflik #BlokadeSelatHormuz #PerangIran #China #Iran #ASIran #SelatHormuz #AmerikaSerikat #MarcoRubio
Music: Missing Persons - Jeremy Blake