Iran menyebut siap mengejutkan Amerika Serikat jika benar-benar ingin kembali berperang. Ucapan itu dilontarkan juru bicara militer Iran, Akrami Nia yang disiarkan televisi Iran, IRIB, Selasa (12/5/2026).
"Akan mencakup peralatan yang lebih canggih dan baru, metode peperangan baru, dan mungkin yang terpenting dari semuanya, arena perang baru. Artinya, perang akan memasuki arena yang sulit diantisipasi musuh dan sulit diprediksi dalam rencananya, dan di area-area inilah kita dapat mengejutkan musuh," ungkap Akrami.
Dokumen intelijen yang bocor mengungkap fakta bahwa 30 dari 33 gedung rudal Iran masih beroperasi dan 70 persen peluncur mobile mereka tetap utuh. Kondisi ini memaksa Pentagon menarik amunisi dari wilayah Asia dan Eropa, yang berisiko melemahkan postur pertahanan AS di hadapan rival global lainnya. Selain infrastruktur rudal bawah tanah yang masih berfungsi 90 persen, Teheran juga mengancam akan meningkatkan pengayaan uranium hingga level senjata nuklir (90 persen) jika Washington memilih eskalasi militer.
Jika perang berlanjut maka ada potensi boros dari sisi AS. The New York Times menyebut AS kini terjebak dalam beban biaya perang yang membengkak hingga 29 miliar dolar hanya dalam 11 minggu, hingga memicu kecaman keras dari Kongres terkait penggunaan uang pajak.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Elisabeth Putri Mulia
Produser: Marvel Dalty
Music: Future - Anno Domini Beats
#global #konflik ##kompascomlab #iran #amerika #iranvsamerika #donaldtrump #perang