PGRI Jawa Tengah menilai penghentian guru honorer mulai 2027 harus dibarengi kesiapan tenaga pengganti. Hal itu disampaikan Ketua PGRI Jateng, Muhdi, usai mengikuti FGD di Semarang.
Menurut PGRI, kekurangan guru di Jawa Tengah masih tinggi hingga mencapai sekitar 17 ribu orang. Mereka meminta pemerintah pusat hadir menjamin pembiayaan kebutuhan guru, termasuk membuka peluang pengangkatan tenaga honorer menjadi PPPK atau ASN.
Tuliskan komentarmu dan dapatkan berita terkini lainnya di www.kompas.tv serta youtube.com/kompastv #VODKompasTV