El Nino "Godzilla" diperkirakan akan menghantam kawasan Asia Tenggara. Ilmuwan memperingatkan agar kawasan ini bersiap menghadapi fenomena iklim ekstrem tersebut.
Berdasarkan data Organisasi Meteorologi Dunia (WMO), suhu permukaan laut di ekuitas Pasifik meningkat pesat pada akhir April 2026. Hal ini menjadi sinyal kuat kembalinya El Nino pada bulan Juni mendatang.
Banyak model iklim memprediksi bahwa Super El Nino kemungkinan akan terjadi tahun ini, dengan suhu laut naik dua derajat atau lebih di atas rata-rata. Bahkan, beberapa model menunjukkan bahwa ini bisa menjadi yang terkuat dalam sejarah.
Meskipun El Nino identik dengan kondisi kering dan panas, para ahli menyebutkan, panas yang ekstrem justru dapat memicu curah hujan singkat namun sangat intens.
Andy Smith, Chief Operating Officer Fathom (perusahaan intelijen risiko air), menjelaskan bahwa situasi ini bisa sangat mengecoh. Lantas, apa saja yang harus diwaspadai dari fenomena El Nino "Godzilla" ini?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Inten Esti Pratiwi
Penulis Naskah: Vina Muthi Ambarwati
Narator: Vina Muthi Ambarwati
Video Editor: Vina Muthi Ambarwati
Produser: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas
#Peristiwa #Fenomena #DailyNews #ElNinoGodzilla #ElNinoAsiaTenggara #WMO #LaNina #CuacaPanasEkstrem #ElNino #Cuaca #Iklim #CuacaEkstrem
Music: Final Girl - Jeremy Blake
Artikel terkait:
https://www.kompas.com/tren/read/2026/05/13/141500565/el-nino-godzilla-diprediksi-hantam-asia-tenggara-bisa-jadi-yang-terkuat