KOMPAS.TV - Nilai tukar rupiah kembali melemah. Per tanggal 12 Mei 2026, rupiah tembus Rp17.500 per dolar Amerika Serikat.
Tekanan terhadap rupiah dipengaruhi faktor global dan domestik, termasuk soal eskalasi konflik Timur Tengah.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan akan membantu Bank Indonesia mengendalikan tekanan kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
Purbaya menegaskan upayanya membantu stabilitas kurs dilakukan dengan memanfaatkan skema intervensi di pasar surat berharga melalui dana stabilitas obligasi.
Purbaya juga masih menaruh kepercayaan penuh pada Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas kurs.