JAWA TIMUR, KOMPAS.TV - Tujuh pasien anak korban dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis di RSIA IBI Surabaya masih menjalani perawatan dan observasi lanjutan.
Meski kondisi mereka kini stabil dan berangsur membaik, para pasien tetap mendapat pemantauan intensif karena masih mengalami gejala diare, mual, dan muntah.
Pasien diketahui mengalami diare berlanjut disertai mual dan muntah pascainsiden dugaan keracunan yang terjadi kemarin siang, sehingga memerlukan observasi lebih lanjut.
Direktur RSIA IBI Surabaya, Dokter Ramli Tarigan, mencatat total 124 siswa dari sembilan sekolah sempat mendapatkan penanganan medis.