KOMPAS.TV - Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengaku terkejut dengan dugaan kekerasan yang terjadi di daycare Little Aresha.
Pemkot Yogyakarta kini membuka helpdesk pengaduan dan pendampingan bagi para korban maupun keluarga. Hingga kini, jumlah laporan yang masuk disebut telah mencapai 187 orangtua.
Menurutnya, sebagian pelapor bahkan merupakan alumni yang pernah menitipkan anak di Little Aresha pada tahun-tahun sebelumnya.
Temuan ini membuka kemungkinan bahwa dugaan kekerasan tidak hanya terjadi dalam satu periode tertentu.
Pemkot Yogyakarta juga menyiapkan layanan pendampingan psikologis dan medis bagi anak-anak korban.
Tak hanya untuk anak, layanan psikolog juga disiapkan bagi orangtua korban.
Hasto Wardoyo juga mengungkap fakta bahwa Daycare Little Aresya diduga beroperasi tanpa izin resmi.
Menurut Hasto, tempat penitipan anak tersebut juga tidak memiliki penanda resmi operasional.
Pasca kasus ini mencuat, Pemkot Yogyakarta melakukan penyisiran terhadap daycare lain yang beroperasi di wilayah Kota Yogyakarta. Hasilnya, ditemukan 69 daycare, namun hanya 37 yang memiliki izin.
Bagaimana menurut Anda?
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/B82TC9tCa6I
#kekerasan #anak #yogyakarta
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/video/668385/terkuak-daycare-little-aresha-beroperasi-tanpa-izin-di-yogyakarta-dipo-investigasi