KOMPAS.TV - Jurnalis KompasTV, Dipo Nurbahagia, mendatangi langsung lokasi daycare Little Aresha bersama Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian.
Meski berada di lingkungan permukiman yang terlihat normal, bangunan daycare tersebut kini telah disegel dan dipasangi garis polisi.
Kompol Riski Adrian mengatakan proses penyidikan masih terus berkembang sejak penggerebekan dilakukan pada 24 April 2026 lalu.
Ia menjelaskan, tersangka terdiri dari Ketua Yayasan, Kepala Sekolah, hingga 11 orang pengasuh.
Sebelumnya, polisi mengungkap terdapat 103 anak yang terdaftar di Daycare Little Aresya. Dari jumlah tersebut, 53 anak diduga mengalami tindak kekerasan.
Anak-anak diduga mengalami perlakuan tidak manusiawi, termasuk ditemukan dalam kondisi tangan dan kaki terikat.
Polisi kini membuka posko pengaduan bersama Pemerintah Kota Yogyakarta untuk menampung laporan dari masyarakat.
“Untuk korban yang terdaftar sekarang, yang sudah melaporkan, itu sekitar 180 lebih,” kata Kompol Riski Adrian.
Bagaimana menurut Anda?
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/B82TC9tCa6I
#kekerasan #anak #yogyakarta
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/video/668371/daycare-little-aresha-digerebek-polisi-korban-diduga-bertambah-hingga-180-anak-dipo-investigasi