:

Tangis Pecah! Nadiem Makarim Disambut Tepuk Tangan Ojol dan kerabat Dalam Persidangan Chromebook

6 hari lalu

JAKARTA, KOMPAS.TV - Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook di lingkungan Kemendikbudristek kembali digelar usai sempat ditunda akibat kondisi kesehatan eks Mendikbudristek, Nadiem Makarim. Nadiem tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat untuk menjalani agenda pemeriksaan sebagai terdakwa dalam kasus tersebut.

Kehadiran Nadiem di ruang sidang disambut tepuk tangan dari pendukung dan kerabat yang hadir. Sidang dijadwalkan dimulai pada pukul 10.30 WIB dengan agenda pemeriksaan lanjutan terhadap terdakwa terkait dugaan korupsi pengadaan Chromebook di lingkungan Kemendikbudristek.

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat mengabulkan permohonan pengalihan status penahanan Nadiem Makarim menjadi tahanan rumah. Keputusan yang dibacakan pada Senin malam, 11 Mei 2026, itu mempertimbangkan kondisi kesehatan terdakwa. Hakim Ketua Purwanto Abdullah menyatakan pengalihan penahanan mulai berlaku sejak 12 Mei 2026.

Selama menjalani tahanan rumah, Nadiem diwajibkan berada di kediamannya selama 24 jam, kecuali untuk menjalani operasi, perawatan medis lanjutan, dan menghadiri persidangan. Selain itu, Nadiem juga diwajibkan mengenakan alat pemantau elektronik, melapor kepada jaksa penuntut umum dua kali dalam sepekan, menyerahkan paspor dan dokumen perjalanan lainnya, serta dilarang berkomunikasi dengan saksi maupun terdakwa lain dalam kasus dugaan korupsi Chromebook.

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/668298/tangis-pecah-nadiem-makarim-disambut-tepuk-tangan-ojol-dan-kerabat-dalam-persidangan-chromebook

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke