Iran menyebut proposal perdamaian yang mereka ajukan kepada Amerika Serikat sebagai tawaran yang sah dan murah hati untuk mengakhiri perang sekaligus membuka kembali Selat Hormuz. Teheran menegaskan tuntutan mereka hanya terkait hak-hak dasar Iran, termasuk pencabutan blokade dan pelepasan aset yang dibekukan.
Namun, Presiden AS Donald Trump justru menolak proposal tersebut. Melalui Truth Social, Trump menyebut respons Iran tidak bisa diterima, menandakan negosiasi damai kedua negara masih menemui jalan buntu.