Iran menanggapi rencana pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing pada 13 hingga 15 Mei 2026. Menurut Iran, China memandang stabilitas kawasan Teluk Persia dan Timur Jauh sebagai prioritas utama.
Hal tersebut disampaikan Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, sebagaimana dikutip Al Jazeera. Ia menyebut China memahami posisi Teheran terkait konflik dengan Amerika Serikat yang disebut sebagai perang yang dipaksakan kepada Iran.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Irawan Sapto Adhi Penulis Naskah: Nabilah Safirah Narator: Nabilah Safirah Video Editor: Nabilah Safirah Produser: Akhmad Muawal Hasan