KOMPAS.TV - Militer Israel mengklaim telah menyerang lebih dari 40 lokasi yang diduga milik Hizbollah di wilayah Lebanon selatan selama akhir pekan, meski masa gencatan senjata masih berlaku.
Rekaman yang dirilis Israel Defense Forces atau IDF memperlihatkan serangan udara menghantam sejumlah daerah dekat perbatasan Lebanon, disertai kepulan asap besar dari lokasi sasaran. Namun, lokasi dan waktu pasti rekaman tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Israel mengklaim serangan itu menargetkan pusat komando, lokasi peluncuran, serta fasilitas lain yang digunakan Hizbullah untuk merencanakan serangan terhadap Israel. IDF juga menyebut 10 anggota Hizbullah tewas dalam serangan tersebut.