Arab Saudi dan Kuwait sempat memblokir akses wilayah udara bagi militer Amerika Serikat karena kecewa terhadap pengumuman mendadak "Project Freedom" oleh Donald Trump yang dianggap tanpa koordinasi dan berisiko memicu serangan balasan dari Iran.
Ketegangan diplomatik ini memaksa Trump menghentikan operasi pengawalan kapal di Selat Hormuz hanya dalam waktu 36 jam setelah dimulai, menyusul kekhawatiran negara-negara Teluk bahwa AS tidak akan memberikan jaminan perlindungan jika infrastruktur mereka diserang.
Setelah serangkaian pembicaraan tingkat tinggi antara Trump dan Mohammed bin Salman, pembatasan pangkalan dan wilayah udara akhirnya dicabut, meskipun insiden ini menunjukkan retaknya kepercayaan sekutu Teluk terhadap strategi keamanan Amerika di kawasan tersebut.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis naskah: Katarina Astriyani Setyaningsih
Narator: Katarina Astriyani Setyaningsih
Video editor: Angelia Elza Berliana Sari
Produser: Dandy Bayu Bramasta
#Global #Perang ##kompascomlab #ProjectFreedom #Trump #Arab
Music: Challenge Accepted - The Soundings