KOMPAS.TV - Usai menangkap ratusan pelaku judi online di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, polisi kini mengusut aliran dan pihak sponsor terhadap 320 warga negara asing yang terlibat.
Usai menangkap 320 warga negara asing dan 1 orang warga negara Indonesia, Polri kini mengusut aliran dana hingga pihak yang mensponsori judi online jaringan internasional yang bermarkas di sebuah perkantoran di Hayam Wuruk, Jakarta Barat.
Selain menangkap ratusan pelaku judi online, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, di antaranya uang, paspor, dan ponsel.
Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Wira Satya Triputra, bilang terkait peran para pelaku saat ini masih dilakukan pengusutan. Sementara 1 WNI diketahui adalah warga Jakarta yang merupakan mantan pekerja di Kamboja.
Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menduga pola kejahatan tindak pidana daring seperti judi online saat ini sudah bergeser ke Indonesia. Karena kawasan yang sebelumnya menjadi markas judi online seperti Myanmar, Kamboja, Laos, dan Vietnam, telah ditertibkan keamanan regional.
#ppatk #icsf #judol
Baca Juga Proses Identifikasi Korban Erupsi Gunung Dukono, Bagaimana Hasilnya? | INDO UPDATE di https://www.kompas.tv/regional/668219/proses-identifikasi-korban-erupsi-gunung-dukono-bagaimana-hasilnya-indo-update
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/668223/full-eks-kepala-ppatk-ketua-icsf-bahas-aktor-besar-dibalik-judol-sindikat-internasional