:

Ratusan Perahu Nelayan Meriahkan Larung Sesaji Tambaklorok | KOMPAS SIANG

6 hari lalu

KOMPAS.TV - Ratusan perahu nelayan meriahkan larung sesaji pada gelaran Sedekah Laut dan Bumi Kampung Tambaklorok, Kota Semarang, Jawa Tengah. Larung sesaji ini sebagai wujud syukur masyarakat nelayan kepada Sang Pencipta atas rezeki yang mereka terima saat ini.

Ratusan perahu nelayan memeriahkan larung sesaji pada gelaran Sedekah Laut dan Bumi Kampung Tambaklorok, Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Minggu siang. Warga lintas generasi ikut merawat budaya turun-temurun salah satu kampung nelayan di Kota Semarang ini.

Larung sesaji ini sebagai wujud syukur masyarakat nelayan kepada Sang Pencipta atas rezeki yang mereka terima. Tema Sedekah Laut dan Bumi kali ini yakni “Biru Lautku, Subur Bumiku, Makmur Rakyatku”.

Bangkrak yang digunakan sebagai sesaji untuk dilarung antara lain berisi kepala kerbau serta berbagai kebutuhan sesaji lainnya. Gelaran ini juga untuk nguri-nguri atau merawat budaya warisan leluhur nelayan setempat.

Tak hanya warga Semarang yang antusias menyaksikan gelaran ini. Sebagian mahasiswa juga ikut menyaksikan karena selain penasaran, mereka mendapat tugas dari salah satu dosennya. Mahasiswa berharap nguri-nguri budaya terus digelar setiap tahun dan diikuti lebih banyak generasi muda agar terus lestari.

#tambaklorok #semarang #nelayan

Baca Juga Proses Identifikasi Korban Erupsi Gunung Dukono, Bagaimana Hasilnya? | INDO UPDATE di https://www.kompas.tv/regional/668219/proses-identifikasi-korban-erupsi-gunung-dukono-bagaimana-hasilnya-indo-update

 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/668221/ratusan-perahu-nelayan-meriahkan-larung-sesaji-tambaklorok-kompas-siang

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke