Angkatan Laut Iran mengerahkan armada kapal selam ringan buatan dalam negeri ke wilayah strategis Selat Hormuz sebagai respons atas meningkatnya ancaman kapal asing.
Komandan Angkatan Laut Iran, Laksamana Muda Shahram Irani, mengungkapkan bahwa kapal selam yang dijuluki "Lumba-lumba Teluk Persia" ini dirancang khusus untuk mampu "mengendap" di dasar laut dalam durasi yang sangat lama.
Penempatan ini bertujuan untuk memantau, melacak, hingga menghancurkan kapal musuh yang mencoba melintasi jalur minyak paling vital di dunia tersebut tanpa terdeteksi oleh radar permukaan.