KOMPAS.TV - Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mendesak semua pihak menahan diri secara maksimal untuk menghindari eskalasi lebih lanjut setelah terjadinya saling tembak di Selat Hormuz.
Farhan Haq, Wakil Juru Bicara Sekjen PBB, menyampaikan pernyataan tersebut dalam konferensi pers harian di tengah kembali memanasnya konflik antara pasukan Iran dan Amerika Serikat di Selat Hormuz.
Pasukan Amerika Serikat dan Iran saling baku tembak pada Kamis (7/5/2026).
Militer AS menyebut tindakan itu sebagai “pembelaan diri”, sementara Iran menuduh AS melanggar gencatan senjata yang mulai berlaku pada 8 April 2026 lalu.