Sejumlah jemaah haji menggunakan barang-barang yang melekat, seperti blangkon dan bros bunga selama berada di Tanah Suci.
Hal itu dilakukan untuk mempermudah menandai kelompoknya.
Jemaah asal Lamongan, Jawa Timur yang tergabung dalam kloter 34 Surabaya (SUB) adalah salah satu contohnya.
Mereka mengenakan bros bunga mawar merah berukuran cukup besar di bagian jilbab atau topi.
Bros tersebut telah terpasang sejak mereka berada di Embarkasi Surabaya.
Berbeda dengan jemaah asal Lamongan, jemaah dari Daerah Istimewa Yogyakarta mengenakan blangkon sebagai penanda kelompok.
Penutup kepala ini dikenakan oleh kelompok terbang (kloter) 10 Yogyakarta (YIA).
Penulis: Pythag Kurniati, Farid Assifa
Kreatif: Safira Nurulita
Produser: Elizabeth Ayudya Ratna Rininta
` #Haji #Indonesia #Cut