:

Gen Z di Jakut Pilih Bertani, Ubah Lokasi Tawuran Jadi Kebun Produktif

3 jam lalu

Lahan kosong yang dulu dikenal sebagai lokasi tawuran di Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara, kini berubah menjadi kebun sayur produktif berkat tangan dingin para anak muda gen Z. 

Mereka memanfaatkan lahan sisa pembangunan waduk yang sebelumnya gersang dan penuh sampah untuk dijadikan area urban farming.

Ketua Kelompok Tani Bangun Karya Mandiri, Dwi Angga Mukti (26), mengatakan awalnya banyak warga yang meragukan upaya mereka. Kondisi tanah yang tandus dan sulit air membuat mereka berkali-kali gagal panen.

Namun, Dwi dan teman-temannya tetap bertahan dan terus belajar mengolah tanah agar bisa ditanami.

Kini berbagai sayuran seperti sawi, kangkung, bayam, hingga kemangi berhasil tumbuh di lahan tersebut. Hasil panennya dijual kepada warga sekitar hingga pedagang bakso dan seblak. 

Dari penjualan itu, mereka bisa menghasilkan omzet sekitar Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta per bulan untuk operasional dan uang jajan anak-anak yang ikut mengurus kebun.

Menurut Dwi, keberadaan kebun ini bukan hanya soal menghasilkan uang, tetapi juga mengubah kebiasaan anak-anak muda di lingkungan mereka. 

Jika dulu banyak pemuda menghabiskan waktu nongkrong hingga tawuran, kini mereka lebih sering berkumpul untuk menyiram tanaman, menanam, dan panen bersama. 

Simak selengkapnya dalam video berikut ini.


Penulis: Cynthia Lova

Video Jurnalis: Cynthia Lova

Video Editor: Cynthia Lova

Produser: Nursita Sari


#GenZBertani #UrbanFarming #AnakMudaInspiratif #KebunSayur #PemudaKreatif #GenZ #CeritaInspiratif #Vjlab #vjhunt

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke