Korea Utara akan mengerahkan sistem senjata Howitzer Swagerak 155 milimeter baru di sepanjang perbatasan selatannya.
Pengerahan tersebut membuat Seoul, Ibu Kota Korea Selatan masuk dalam jarak tembak senapan canggih tersebut.
Kabar ini muncul sebagai bagian dari laporan Kantor Berita Korea Utara (KCNA), Jumat (8/5/2026), atas kunjungan pemimpin Kim Jong-un ke pabrik amunisi utama pada Rabu (6/5/2026).
Kedatangan Kim Jong-un saat itu, untuk memeriksa status produksi tiga batalyon senjata Howitzer Swagerak baru yang akan dikerahkan tahun ini ke unit artileri jarak jauh di sepanjang perbatasan Selatan.
Dikutip dari Korea JoongAng Daily, KCNA mengungkapkan jangkauan serang sistem ini lebih dari 60km.
Hal itu disebut akan memberikan perubahan dan keuntungan besar pada operasi darat tentara Korea Utara.