:

39 Saksi Diperiksa! Polda Metro Rilis Perkembangan Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

5 jam lalu

JAKARTA, KOMPAS.TV - Polda Metro Jaya terus mendalami kasus kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur. Hingga saat ini, sebanyak 39 saksi telah diperiksa terkait insiden yang melibatkan taksi online, KRL Commuter Line, dan Kereta Argo Bromo Anggrek.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan, pemeriksaan difokuskan pada aspek teknis, mulai dari kendaraan taksi online yang diduga mogok di perlintasan, hingga sistem sinyal perkeretaapian. Selain itu, penyidik juga memeriksa unsur operasional dari pihak perkeretaapian maupun perusahaan taksi online.

Pada Jumat 8 Mei 2026, penyidik Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya kembali memeriksa tiga saksi dari PT KAI Daop 1 Manggarai, Jakarta Pusat, yang terdiri dari petugas sinyal dan telekomunikasi, pengawas operasional, hingga petugas layanan KRL.

Tak hanya itu, sejumlah pihak dari perusahaan taksi online juga telah dimintai keterangan, termasuk pengemudi taksi online yang pertama kali tertabrak kereta api listrik.

Sementara itu, berdasarkan data terbaru per 7 Mei 2026 pukul 13.00 WIB, masih terdapat 12 korban yang menjalani perawatan di tujuh rumah sakit berbeda di wilayah Bekasi dan Jakarta.

Polda Metro Jaya bersama Puslabfor Bareskrim Polri dan KNKT saat ini masih melakukan investigasi mendalam terhadap dua rangkaian kecelakaan, yakni tabrakan taksi online dengan KRL serta benturan antara KRL Commuter Line dan Kereta Argo Bromo Anggrek yang menyebabkan korban meninggal dunia dan luka-luka.

Editor: Villa

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/667735/39-saksi-diperiksa-polda-metro-rilis-perkembangan-kecelakaan-kereta-bekasi-timur

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke