Badan Eksekutif Mahasiswa Kabinet Mercusuar (BEM KM) IPB University menolak perguruan tinggi dilibatkan dalam pendirian dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Melalui unggahan yang dipajang di akun Instagram @bemkmipb pada Rabu (6/5/2026) BEM KM IPB University mengirim surat terbuka untuk Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana agar tidak memaksakan kebijakan pendirian dapur MBG (SPPG) di lingkungan perguruan tinggi ini.
"Kepada Kepala Badan Gizi Nasional, tolong pak, jangan terlalu memaksa," pembuka surat terbuka yang diwakili oleh Presiden Mahasiswa BEM KM IPB University, Muhammad Abdan Rofi itu.
Pihak BEM IPB menekankan bahwa instansi pendidikan sebagai lembaga moral dan intelektual, bukan untuk proyek tumbal.
Unggahan BEM IPB itu juga menyoroti ribuan kasus keracunan MBG, penggunaan anggaran Rp 6,9 miliar untuk kaos kaki, Rp 113 miliar untuk jasa event organizer, dan pengadaan 21.800 motor listrik senilai Rp 900 juta.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Melvina Tionardus, Mahar Prastiwi
Penulis Naskah: Vina Muthi Ambarwati
Narator: Vina Muthi Ambarwati
Video Editor: Destri Abdi Saputro
Produser: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas
#Politik #Pemerintah #DailyNews #BEMIPB #SPPG #DadanHindayana #ProgramMBG #DapurMBG #BGN #MakanBergiziGratis #MBG
Music: Final Girl - Jeremy Blake
Artikel terkait:
https://edukasi.kompas.com/read/2026/05/06/163206671/tolak-kampus-jadi-dapur-mbg-presma-bem-ipb-ke-ketua-bgn-jangan-terlalu